Category Kesehatan

`Mengenal Penyakit Hemofilia

Apa sih itu hemofilia? Ini merupakan kelainan pada darah yang langka. Ini terjadi ketika penderitanya akan mengalami pendarahan yang lebih lama dibandingkan dengan orang lain pada umumnya. Hemofilia memang merupakan penyakit yang menyebabkan gangguan pembekuan darah sehingga pendarahan sulit berhenti. Jika pada orang normal, tubuh akan segera merespon dan mengaktifkan proses pembekuan darah ketika terjadinya luka atau pendarahan. Namun, ini tidak berlaku pada orang yang mengidap penyakit hemofilia.  Penyakit ini tergolong langka dan merupakan penyakit keturunan. Hemofilia juga lebih sering terjadi pada pria karena diturunkan melalui mutasi pada kromosom X. Jika kromosom X pada pria membawa penyakit ini, maka bisa dipastikan ia akan mengidap hemofilia.

Penyakit hemofilia memiliki jenis dan gejala yang bervariasi, bergantung pada tingkat keparahannya. Namun, terdapat gejala utama pada penyakit ini, yaitu pendarahan berkepanjangan atau sulit berhenti. Ada dua tipe hemofilia, yaitu hemofilia A dan B. Keduanya dibedakan berdasarkan jenis faktor pembekuan yang kurang. Pada hemofilia A, pasien kekurangan faktor VIII sedangkan hemofolia B kekurangan faktor IX. Tingkat keparahan dari hemofilia ditentukan dengan kadar faktor pembekuan dalam darah.

1. Hemofilia ringan

Hemofilia ringan dengan jumlah faktor pembekuan berkisar antara lima hingga lima puluh persen.

2. Hemofilia sedang

Tingkat keparahan sedang ditandai dengan pembekuan satu sampai lima persen faktor pembekuan.

3. Hemofilia berat

Hemofilia berat ditandai dengan jumlah faktor pembekuan kurang dari satu persen. Jika tidak ditangani dengan tepat, hemofilia berat dapat menimbulkan kelainan bentuk sendi yang selanjutnya akan membutuhkan prosedur bedah, pendarahan internal yang serius dan pendarahan jaringan lunak yang dapat memicu terjadinya komplikasi.

Meski jarang, kelainan darah dapat dikenali sejak awal dengan beberapa gejala. Di antaranya adalah bayi yang mengalami memar dan bengkak di banyak sendi saat belajar berjalan, bayi yang mengalami pendarahan kepala saat persalinan, sendi otot tampak bengkak dan memar, pendarahan yang lama saat sunat bagi anak laki-laki, darah yang sulit berhenti saat cabut gigi, sering mmisan atau gusi berdarah ketika sikat gigi, dan buang air kecil atau buang air besar bercampur darah. Jika menemukan gejala seperti itu, dokter biasanya akan melanjutkan pemeriksaan lengkap. Dari pemeriksaan tersebut akan ditentukan apakah seseorang mengalami hemofilia dan tipe yang diidap.

Lalu bagaimana dengan pengobatannya? pengobatan hemofilia sangat bergantung pada tingkat keparahannya. Jika pasien tergolong dalam hemofilia ringan, pengobatan dapat dilakukan dengan menjalani operasi. Jika pasien tergolong dalam hemofilia berat dan sering mengalami pendarahan, dokter akan memberikan pengobatan rutin untuk mencegah kerusahan sendi akibat pendarahan tersebut.  Pengobatan dilakukan secara rutin dalam bentuk suntikan faktor pembekuan. Pengobatan biasanya berlanjut hingga penderita dewasa. Pengobatan pada saat terjadinya pendarahan atau on demand ini biasanya dilakukan pada penderita hemofilia ringan atau sedang. Biasanya akan diberikan pengobatan sebagai reaksi terhadap pendarahan yang terjadi.

Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang penyakit langka hemofilia. Jika kamu merasakan gejala tersebut di atas, kamu dapat langsung melakukan konsultasi dengan dokter. Gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuhmu tidak baik jika dibiarkan begitu saja. kamu dapat melakukan konsultasi dengan menggunakan aplikasi KlikDokter. Kamu tinggal mengunduh aplikasi Klikdokter dan mendapatkan layanan 24/7 Doctor yang dapat kamu pilih. Selain itu, kamu juga akan menemukan fitur bermanfaat lainnya pada aplikasi tersebut.

Read More